Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Andaru Intan.
Showing 1-2 of 2
“Kurasa orang-orang dewasa terlalu sulit dipahami. Mereka membuat aturan-aturan yang kadang tak adil sama sekali. Bagaimana bisa, kami yang lahir secara utuh membawa badan dan pikiran kami sendiri selalu dinilai sebagai jelmaan orangtua kami. Kami manusia baru yang punya kehidupan baru dan pilihan yang baru. Kami tidak lahir membawa dosa ataupun kesalahan mereka di masa lalu. Seharusnya, kami tak dihakimi atas apa yang pernah mereka lakukan.”
― Perempuan Bersampur Merah
― Perempuan Bersampur Merah
“Aku akan membantu Ibu membuat kue bila ada pesanan. Sehari-hari, aku akan menemani Ibu yang menua. Aku ingin rumahku bersih lebih dulu tanpa Ibu memegang gagang sapu sebagaimana aku ingin sarapan sudah tersaji di meja lebih dulu bahkan sebelum Ibu menemukan belanga. Aku ingin menjadi sedewasa Ibu ketika perlahan-lahan Ibu kembali menjadi anak-anak. Akulah yang akan menuntun Ibu yang kelak mulai sulit berjalan seperti Ibu dulu menuntunku ketika belajar melangkah.”
― Perempuan Bersampur Merah
― Perempuan Bersampur Merah




