Buddy The Book's Reviews > Re: dan Perempuan
Re: dan Perempuan
by
by
Re: adalah sebuah nama.
Nama seorang wanita yang terjebak dalam lingkaran prostitusi. Dan Herman adalah tokoh lainnya, seorang mahasiswa Kriminologi yang menuliskan kisah Re: sebagai bahan penelitian skripsinya. Jujur aku enggak tahu apakah ini diambil langsung dari pengalaman penulis, atau karya fiksi yang dia buat.
Lewat cerita Re: dan "penelitian" Herman, kita diajak menelusuri kelamnya dunia prostitusi. Anggapan bahwa menjadi pelacur adalah hal mudah, glamor dan bergelimang harta tidak 100% benar. Dunia pelacuran itu kelam. Dan buku ini berusaha menelanjangi apa saja yang dapat ditemukan di dunia malam.
Jaman sekarang mungkin tidak separah dulu, ketika buku ini dituliskan. Kalau jaman sekarang, pekerja seks dapat dengan bebas menjajakan tubuhnya sendiri, dan menarik upah sesuai kebutuhannya. Di jaman Re, jarang yang seperti itu. Semuanya diatur oleh mucikari. Dan mereka harus terima dibayar murah.
Re dan teman-teman pelacur lainnya menjalani hidup di neraka. Sudah disuruh melayani sana-sini, berpotensi terkena penyakit seksual, terlibat human trafficking, melayani klien paling kumuh sampai pejabat dan artis papan atas, upah murah dan belum lagi penolakan masyarakat terhadap pelacur.
Sumpah, deh!
Baca buku ini banyak ngilunya.
Banyak sakitnya.
Banyak prihatinnya.
Buku ini cocok buat siapa saja, asal sudah cukup umur untuk sedikit tahu tentang dunia pelacuran yang katanya "glamor" itu. Tapi harus cukup umur dan aware ya sama bahasan-bahasan soal seks dan kematian di buku ini.
Nama seorang wanita yang terjebak dalam lingkaran prostitusi. Dan Herman adalah tokoh lainnya, seorang mahasiswa Kriminologi yang menuliskan kisah Re: sebagai bahan penelitian skripsinya. Jujur aku enggak tahu apakah ini diambil langsung dari pengalaman penulis, atau karya fiksi yang dia buat.
Lewat cerita Re: dan "penelitian" Herman, kita diajak menelusuri kelamnya dunia prostitusi. Anggapan bahwa menjadi pelacur adalah hal mudah, glamor dan bergelimang harta tidak 100% benar. Dunia pelacuran itu kelam. Dan buku ini berusaha menelanjangi apa saja yang dapat ditemukan di dunia malam.
Jaman sekarang mungkin tidak separah dulu, ketika buku ini dituliskan. Kalau jaman sekarang, pekerja seks dapat dengan bebas menjajakan tubuhnya sendiri, dan menarik upah sesuai kebutuhannya. Di jaman Re, jarang yang seperti itu. Semuanya diatur oleh mucikari. Dan mereka harus terima dibayar murah.
Re dan teman-teman pelacur lainnya menjalani hidup di neraka. Sudah disuruh melayani sana-sini, berpotensi terkena penyakit seksual, terlibat human trafficking, melayani klien paling kumuh sampai pejabat dan artis papan atas, upah murah dan belum lagi penolakan masyarakat terhadap pelacur.
Sumpah, deh!
Baca buku ini banyak ngilunya.
Banyak sakitnya.
Banyak prihatinnya.
Buku ini cocok buat siapa saja, asal sudah cukup umur untuk sedikit tahu tentang dunia pelacuran yang katanya "glamor" itu. Tapi harus cukup umur dan aware ya sama bahasan-bahasan soal seks dan kematian di buku ini.
Sign into Goodreads to see if any of your friends have read
Re.
Sign In »
Reading Progress
November 28, 2021
–
Started Reading
November 28, 2021
– Shelved
November 28, 2021
– Shelved as:
to-read
December 2, 2021
–
Finished Reading
